Gambar

Makam Li Sun Tek, pahlawan perang Banten – VOC 1629. Lokasi RW 07 Cilangkap Tapos Depok

Makam Li Sun Tek, pahlawan perang Banten - VOC 1629. Lokasi RW 07 Cilangkap Tapos Depok

Berjuang di Palagan Cikeas Sunter bersama dengan para pejuang Banten seperti Pangeran Purbaya , Tubagus Pangeling, Pangeran Sake, Syech Yusuf Al Makassari dan lain lain kini tenang beristirahat di Cilangkap Tapos Depok

Iklan

Disinikah Ki Ageng Mangir Wafat ?

Prasasti ‘Misterius’ di Situs Keraton Mataram Islam

Image

Salah satu artefak penting yang tersisa di situs Keraton Mataram Islam di Kotagede adalah Watu Gilang, sebuah batu berbentuk bujursangkar dengan lebar sekitar 2 meter dan tinggi 30 centimeter. Batu yang dipercaya sebagai bekas singgasana Panembahan Senopati ini tersimpan dalam bangunan kecil di tengah pelataran yang dikelilingi pohon-pohon beringin besar. Bangunan berada tidak jauh dari Pasareyan Hasto Renggo, beberapa ratus meter ke arah selatan dari Pasar Kotagede.

Tidak setiap pengunjung bisa berkesempatan melihat langsung bentuk artefak ini. Dan jika cukup jeli, kita akan menemukan serangkaian tulisan menyerupai prasasti ‘misterius’ di atas permukaannya. Misterius, karena memang tidak jelas betul dari mana asal muasalnya serta siapa yang menuliskannya.

Pada permukaan Watu Gilang ini terdapat prasasti misterius dalam bentuk lingkaran yang tertulis dengan 4 bahasa, yaitu: ‘ITA MOVETUR MUNDUS’ (Bahasa Latin), ‘AINSI VALE MONDE’ (Bahasa Perancis), ‘ZOOGAAT DE WELERD’ (Bahasa belanda) dan ‘COSI VAN IL MONDE’ (Bahasa italia).

Di dalam lingkaran ini terdapat tulisan berbahasa latin berbunyi: “AD AETERNAM MEMORIAM SORTIS INFELICIS” yang kurang lebih berarti “untuk memperingati nasib yang kurang baik”, serta tulisan ‘IGM’, kemungkinan singkatan dari kalimat ‘IN GLORIAL MAXIMAM’ yang mengandung arti ‘untuk keluhuran yang tertinggi’.

Di luar lingkatan masih terdapat rangkaian kata: ‘IN FORTUNA CONSURTES DIGNI VALETE, QUID STUPEARIS AINSI, VIDETE IGNARI ET RIDETE, CONTEMITE VOS CONSTEMTU VERE DIGNI’. Artinya kurang lebih adalah ‘Selamat jalan kawan-kawanku. Mengapa kamu sekalian menjadi bingung dan tercengan. Lihatlah wahai orang yang bodoh dan tertawalah, mengumpatlah, kamu yang pantas dicaci maki’.

Watu Gilang juga memiliki keunikan lain, dimana salah satu sisinya ‘dhekok’ atau terdapat cekungan berukuran selebar dahi. Konon, ini adalah bekas benturan kepala Ki Ageng Mangir Wonoboyo yang dihempaskan oleh Panembahan Senopati selagi menyampaikan sembah bakti.

Ki Ageng Mangir Wonoboyo adalah suami Ni Pembayun, putri Panembahan Senopati. Seorang tokoh yang dianggap memberontak dan dianggap musuh oleh Panembahan Senopati. Perkawinannya dengan Ni Pembayun adalah taktik Panembahan Senopati untuk melumpuhkannya. Karenanya, makam Ki Ageng Mangir Wonoboyo separuh berada di sisi dalam dan separuh di sisi luar bangunan Prabayeksa di Makam Senopaten yang melambangkan statusnya, sebagai menantu sekaligus musuh Panembahan Senopati.

Selain Watu Gilang, dalam bangunan ini tersimpan pula artefak lain yang disebut Watu Gatheng dan Watu Genthong. Watu Gatheng adalah 3 buah batu bulat berwarna kuning keemasan yang diletakkan di sebuah dudukan batu persegi. Konon, batu ini dipergunakan oleh Raden Ronggo, putra Panembahan Senopati, untuk bermain gatheng atau lempar batu. Sementara Watu Genthong adalah sebuah tempayan yang terbuat dari batu hitam dengan beberapa cekungan sebesar jari tangan di sisi depannya. Benda ini dipercaya sebagai wadah air wudhu yang dipakai bersuci oleh Ki Juru Mertani dan Ki Ageng Giring, para penasehat Panembahan Senopati.

 

Sumber: Naskah Video dokumenter ‘Kotagede Situs Dinasti Mataram Islam’ (Sutradara: Agus Yuniarso, Produksi: Galeri Video Foundation, Yogyakarta, 2006).

Panembahan Senopati Bukan Pembunuh Ki Ageng Mangir

00-ki-ageng-mangir1339574157735255334_300x187.1875matahati_davylinggar_rollingstone-400x266DSC06672PICT0883PICT0885PICT0886tommbbak
Cerita yang terngiang sampai saat ini adalah Ki Ageng Mangir dibunuh Panembahan Senopati di batu singgasana saat menghadap , ada fakta yang sangat menarik bahwa Ki Ageng Mangir terbunuh didalam ruangan shalat Panembahan Senopati, artinya Ki Ageng Mangir terbunuh saat ia sedang berwudlu atau sedang sholat, alat bukti pembunuhan sampai sekarang masih tersisa yaitu watu gatheng , pembunuhnya ? ya pemilik watu gatheng itu. Kalau direkontruksikan maka posisi padhasan , watu gatheng dan watu gilang di Kotagede ini akan sangat mendukung terjadinya peristiwa pembunuhan Ki Ageng Mangir, pasalnya penyatuan Mangir-Mataram akan sangat memperkuat posisi Mataram dan merugikan para musuh musuh Mataram, maka momentum yang paling tepat adalah saat Mangir berada di Mataram. Bila dibunuh dengan senjata tajam pastilah tak mempan, maka pemilik watu gatheng dipanas panasin dengan keberadaan orang paling sakti di Mataram selain Panembahan Senopati, terjadilah peristiwa yang memilukan ini, kepala Ki Ageng Mangir pecah dihantam watu gatheng dari belakang pada saat sedang sujud sholat Ashar di batu Gilang milik Panembahan Senopati, murkalah seluruh jajaran Mataram termasuk sang Panembahan Senopati yang memang telah menerima Ki Ageng Mangir sebagai menantu. Tak lama setelah kejadian ini , pemilik watu gatheng ini meninggal secara misterius diluar tembok kraton Mataram, konon dia dibunuh oleh seekor naga yang menjelma dari tombak Baru Klinthing.

Kisah Keluarga Trah Mangir Pembayun

Bismillah2421112012_001DSC06444DSC06680DSC06352serangan-mataram-e127328427931024112012_00623112012t_utariDSC06656DSC06414DSC06699
Meneladani leluhur yang sangat berbakti pada bangsa dan agama, membuka selubung kegelapan sejarah yang menistakan sesama. membina akar perjuangan bangsa melalui keluarga yang kuat dan kompak, itulah jejak Ki Ageng Mangir yang ada dihati kami.Sebagaimana eyang Sekar Pembayun dan eyang Bagus Wonoboyo berjuang di palagan Jepara dan Matraman melawan VOC Belanda, sebagaimana Raden Panji Wanayasa dan Nyai Utari Sandijayaningsih menebas leher Yaan Pieter Soen Coen Gubernur VOC di benteng Batavia di tahun 1629, lalu mereka menjadi rakyat biasa, tanpa gelar tanpa nama besar, sesuai dengan perintah dan nasehat Ki Ageng Mangir : Jadilah akar jangan jadi kembang, jadilah Ontorejo jangan jadi Gatotkaca, bergerak diam diam dalam kegelapan dalam jaringan yang tersamar penuh ketelitian dan percaya penuh kemampuan kawan seperjuangan, itulah sebaik baik perjuangan.

Hafidz Allamar, Penerus Perjuangan Ki Ageng Mangir dan aku dimakam Roro Sekar Pembayun di Kebayunan Tapos Depok Jawabarat

21092012DSC06649
297192_433873526662463_1221656008_n7732_1162253328960_4476506_n
Konsep pengembangan kepribadian dengan berfokus pada pengembangan Talenta Kepemimpinan adalah konsep pengorbanan dan kepasrahan Ki Ageng Mangir saat menghadap Kanjeng Panembahan Senopati Mataram demi cintanya pada Roro Sekar Pembayun, Demi sebuah kepemimpinan jauh kedepan Ki Ageng Mangir wafat di Mataram, bukan oleh Panembahan Senopati, tetapi oleh intrik pemecah belah dengan pelaksana Raden Ronggo, putra sang Panembahan Senopati sendiri yang dihasud oleh para adipati pemberontak Panembahan Senopati dengan maksud agar jangan terjadi seorang menantu menjadi raja sebagaimana Joko Tingkir menjadi raja Pajang, Raden Ronggo termakan isu tersebut dan membunuh Ki Ageng Mangir dengan pukulan batu gatheng ketika sedang hendak sholat di pesujudan watu Gilang tempat Panembahan Senopati biasa sholat.Lalu kabar bahwa Panembahan Senopati membunuh menantunya sendiri segera disiarkan seluas luasnya. Fakta sejarah menunjukkan Pasarean Mataram di Kotagedhe dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono II di tahun 1800-an, lalu siapa yang menaruh tembok Makam diatas kubur yang katanya KiAgeng Mangir itu ?

Istri ketiga Nabi Ibrahim

misteri wanita yang menjadi isteri ketiga Nabi Ibrahim,tidak banyak diketahui tentang kehidupannya malah berasal dari kawasan mana ataupun dari jurai keturunan mana walaupun sudah pasti berasal dari kelompok pengikut Nabi Nuh mahupun mungkin terus berasal dari kaum kerabat Nabi Nuh sendiri.Sumber-sumber kuno Yahudi juga masih samar-samar dalam membicarakan asal-usul Keturah,si wanita misteri ini.Tetapi jika disusur dari kehidupan Nabi Ibrahim sebagai ‘patriarch’ (gelaran yang diberikan kepada lelaki yang menjadi ketua keluarga yang sekaligus sebagai pemimpin atau raja bagi kaum kerabatnya yang terhormat dan besar) memungkinkan baginda hanya berkahwin dengan suku terhormat sahaja.Tambahan pula Keturah telah melahirkan anak-anaknya yang gagah-gagah dan hebat.
*Keturah di khemah sebelah kanan bersama-sama 6 anaknya.Diambil dari teks Yahudi kuno.
Keturah bermaksud kemenyan atau pun wangi-wangian yang kadangkala digunakan dalam upacara ritual.Dari sini kita dapat menyelusuri susurgalur bangsa Melayu sebagai bangsa spiritual.Tidak diketahui siapakah ibu bapa Keturah.Tetapi terdapat sumber yang mengatakan kemungkinan Keturah berasal dari kaum kerabat raja agung Sargon yang memerintah Akkadia (namun begitu teori yang paling meyakinkan setakat ini ialah Keturah berasal dari Timur Jauh;tempat di mana keturunan nabi Ibrahim diarahkan menyebar selepas itu).Jika demikian maka sahlah bangsa misteri ini sememangnya berasal dari keturunan raja-raja agung sepertimana Arab Quraisy yang berketurunan dari Raja Mesir dari bangsa misteri yang memerintah Sungai Nil ketika itu.Sesungguhnya Piramid Agung bukanlah dibina ketika pemerintahan Firaun Khufu (Cheops) tetapi telah dibina berkurun sebelumnya oleh kerajaan-kerajaan silam yang lepas.Firaun-firaun Mesir hanyalah membaikpulih sahaja piramid-piramid ini yang diwarisi mereka.Hakikat ini lama-kelamaan disedari oleh ramai pengkaji tetapi terlampau lama untuk dapat dipercayai oleh masyarakat dunia.Anda boleh tonton filem 1000000 B.C dimana terdapat kaum yang membina Piramid ditengah-tengah padang pasir untuk mendapatkan gambaran tentang hal ini.Arkiteknya dalam menentukan lokasi piramid terpaksa melihat jarak bintang dilangit dan koordinasi buruj-buruj dimana pada masa yang sama dia juga adalah ahli astronomi dan ahli nujum Istana.Kedudukan ketiga-tiga piramid termasuk Piramid Agung Giza adalah bertepatan dengan kedudukan buruj Orion di langit,dan mengarah tepat ke arah kiblat.Ini antara misteri paling terbesar dalam sejarah kemanusiaan.Siapakah bangsa agung yang mula-mula merencanakan pembinaan Piramid?Sesungguhnya Piramid Mesir adalah penunjuk kiblat paling besar yang terdapat dibumi di mana Allah Yang Maha Agung telah menciptakan bintang-bintang Orion sebagai tanda kiblat dilangit.Piramid Mesir adalah penunjuk arah ke Baitullah di bumi manakala bintang Orion adalah penunjuk arah ke Baitul Makmur di langit.Maha Suci Allah yang menciptakan segala sesuatu tanpa sia-sia.Bangsa misteri yang membina piramid terawal sudah tentu sebuah bangsa yang teramat bijak dan genius dan di zaman itu kemajuan material adalah setanding malah lebih maju dari apa yang kita dapati hari ini.Tidak percaya?.Cuba anda bayangkan kehidupan manusia sebelum Banjir Besar di zaman Nabi Nuh.Bayangkan kehidupan mereka adalah teramat canggih dengan kereta-kereta mewah dan kotaraya-kotaraya bercahaya serta pesawat-pesawat terbang seperti UFO yang bersimpang siur di udara.Setiap rumah ada sistem komputer yang canggih dan kemudahan internet kelajuan tinggi.Tetapi adakah semua itu berguna setelah banjir besar melanda seluruh dunia.TIDAK…TIDAK SAMA SEKALI.Nabi Nuh terpaksa memuatkan kapalnya dengan manusia,haiwan-haiwan yang berpasangan serta spesis-spesis tumbuh-tumbuhan yang terpilih.Di sini kita dapat mengetahui bahawa profesion Nabi Nuh bukan sahaja seorang pengembang agama tetapi juga pakar sains zoologi yang handal

Nabi Nuh boleh membina kapal yang teramat besar hanya berbekal pengikut yang tidak sampai 100 orang?FIKIRKAN.100 orang itupun ada yang wanita dan kanak-kanak jadi jumlah pekerja untuk membina bahtera nabi Nuh teramatlah sedikit.Malahan pula para pengikut nabi Nuh terdiri dari orang miskin yang lemah dan melarat sahaja.Nabi Nuh juga membina kapalnya dalam jangka masa yang terhad (sesetengah pendapat mengatakan dalam beberapa minggu sahaja).Misteri ini benar-benar memeningkan pengkaji malah ada pengkaji Barat mengatakan Bahtera Nabi Nuh dibina oleh makhluk asing.Sebenarnya kita tidak akan hairan dengan kemampuan Nabi Nuh ketika itu jika kita membayangkan kemajuan manusia sebelum Banjir Besar adalah seperti kemajuan pada masa kini sekurang-kurangnya.Kita boleh membayangkan yang Nabi Nuh membina bahtera di dalam hangar kapal yang besar berserta peralatan dan mesin-mesin yang canggih dibantu sistem perkomputeran yang termaju.

Masih tidak percaya?.Kalau kita lihat kronologi kemajuan manusia pun kita dapat melihat logik atau tidak kenyataan ini.Biar kita ambil jangkamasa dari lahirnya Nabi Isa mengikut kalendar Masehi iaitu 1 Masehi hingga 2009 Masehi.Bagaimana kehidupan manusia di zaman Nabi Isa hidup.Bagaimana kemajuan manusia selepas 2000 tahun selepas kelahiran Nabi Isa?Berapakah jangkamasa Adam manusia pertama sehingga peristiwa Banjir Besar di zaman Nabi Nuh.Katakanlah lebih kurang 2000 tahun (ini anggaran yang amat minimum memandangkan jangkamasa dari manusia pertama turun ke Bumi sehingga Banjir Besar boleh memakan masa beribu-ribu tahun),maka logiklah kemajuan manusia mencapai tahap terhebat dan maju ketika Banjir Besar.Maka jika berfikir seperti ini,kita tidak akan terkejut dengan kisah-kisah seperti Atlantis dan Lemuria serta Kerajaan Rama yang mempunyai pesawat-pesawat terbang seperti UFO.Peperangan pun melibatkan kuasa nuklear seperti kesan-kesan yang ditemui di Mohenjo-Daro dan Harappa.TETAPI ADAKAH SEMUA KEMAJUAN ITU BERGUNA APABILA TIBA BALA BENCANA?Semua kemajuan itu habis tenggelam bersama-sama orang musyrik yang mengingkari perintah Allah s.w.t setelah hanyut dalam arus kemajuan material dan kecanggihan teknologi yang mengkhayalkan.Manusia ketika itu semakin rakus dengan kebendaan dan berbuat maksiat secara terang-terangan.Tidak hairan jika terdapat parti bogel di sana-sini.Pesta-pesta mandi buih acapkali diadakan di festival-festival besar.Konsert-konsert muzik yang mengkhayalkan seringkali diakhiri dengan pesta seks yang menghairahkan dihadapan sembahan-sembahan berhala yang mereka pertuhankan.Dakwah Nabi Nuh dikesampingkan walaupun sering keluar di media-media antarabangsa.

Mungkin anda berasa lucu dengan senario yang dipaparkan di sini.Ini kerana anda memikirkan Nabi Nuh hidup seperti orang gua,bercucuk tanam dan mengembala kambing sahaja.TIDAK SAMA SEKALI.Lihatlah lukisan-lukisan misteri di dinding kuil-kuil Firaun yang menceritakan satu mitos purba tentang penghasilan tenaga elektrik siap dengan lukisan kabel bawah tanah dan filemen elektrik.Penemuan bateri purba di Iraq dan cakera padat purba Dropa (sehingga kini tidak diketahui sama ada ia berbentuk CD,CD-RW,DVD,DVD-RW atau sebagainya) di China.Dan yang paling menggemparkan adalah penemuan loji nuklear berusia lebih 2 juta tahun di Afrika!Apa maksud semua ini?Berapa umur Bumi sebenarnya?Berapa umur umat manusia sebenarnya?.Kita tidak boleh menganggarkannya berdasarkan kajian Barat yang dipengaruhi oleh The Hidden Hand seperti Illuminati dan Freemason.Mereka ada sebab untuk mengelirukan manusia.Segala kenyataan sebenarnya amat jauh dari apa yang kita dapat bayangkan.Maka setelah Banjir Besar,para pengikut Nabi Nuh pun bertebaranlah di muka bumi sehelai sepinggang setelah meninggalkan kehidupan moden dan canggih mereka ditelan banjir.Mereka kembali menjadi orang gua dan mula berburu,bercucuk tanam dan mengail ikan.Di waktu-waktu malam mungkin mereka berkumpul di tepi unggun api sambil mendengar cerita orang-orang tua dikalangan mereka tentang kehidupan moden dan canggih mereka suatu ketika dahulu seperti menaiki bas dan komuter (kebanyakan pengikut Nabi Nuh adalah miskin) dan ada juga yang pernah menaiki kereta.Mereka juga menceritakan bangunan-bangunan tinggi dan komputer.
Sudah tentu cucu-cicit mereka tercengang bangang mendengar ‘dongeng-dongeng’ ini dikala kehidupan mereka sekarang ditahap zaman Paleolitik.Maka keluarlah pelbagai mitos mengenai ‘keajaiban’ cerita-cerita ini.Dan tidak hairan jika ada di antara mereka yang ‘nakal’ mula berangan-rangan tentang dewa-dewi yang menaiki kenderaan terbang dan berperang menggunakan senjata nuklear seperti yang kita dapati dari kitab Hindu Mahabrata.Malah tidak keterlaluan jika ada pengkaji yang merumuskan dewa-dewi orang Hindu diambil dari anak-anak raja kerajaan Rama,Atlantis dan Lemuria yang tenggelam di dasar lautan.Cuba perhatikan patung-patung sembahan Hindu.Dewa-dewi yang termasyhur semuanya berkulit cerah dan segak-segak seperti raja-raja purba.Apakah yang dikatakan oleh orang-orang gua apabila bertemu seorang yang kacak turun dari helikopter sambil memegang telefon bimbit?Lelaki tampan tadi akan dianggap sebagi dewa yang berkuasa!!Itulah yang terjadi kepada orang-orang Hindu.Mereka sebenarnya menyembah raja-raja purba yang digambarkan melalui kitab-kitab purba mereka seperti Ramayana dan Mahabharata,Veda serta Upanishad.Sudah tentu cucu-cicit keturunan Nabi Nuh yang menurunkan bangsa-bangsa moden selepas itu yang menceritakan kisah-kisah ajaib nenek moyang mereka yang menaiki pesawat terbang,komputer,reaktor nuklear dan kereta mewah seperti Mercedes Sport dan Ferrari!FIKIR-FIKIRKAN….tidak rugi kita meluangkan masa sejenak untuk b

Parangtritis, episode perjalanan panjang.by hasnan habib kota depok

Kretek-20110904-431
Kretek-20110904-45206-00-ratubokor
Bukankah setiap perjalanan akan berakhir, berhenti di pos kehidupan, sambil mengenang apa yang telah kita lakukan, mana yang sia sia dan mana yang berharga, untuk kita simpan di memory pendek otak kita.

Bukankah masalalu ada kepedihan,ada harapan, ada mimpi dan ada pahitnya sebuah penderitaan ? bukankah orang yang bahagia adalah orang orang yang mampu bercerita tentang penderitaan, aku bahkan sangat ingat detail detail kepedihan, yang takkan mampu kuceritakan, begitu pedih namun begitu indah. Candi Boko Parangtris, Cepuri Ratu Kidul dan Goa Langse, jejak panjang sejarah keluargaku